Nuansa Alam dan Keindahan Tirta Gangga


    Kolam Tirta Gangga merupakan salah satu objek wisata populer di Kabupaten Karangasem, Bali Timur. Objek wisata ini menawarkan keindahan berupa kolam dengan mata air bening dan bangunan yang eksotis di dalamnya. Selain keindahan, tempat ini juga menyimpan sejarah yang penting bagi warga dan masyarakat Hindu di Bali. Penasaran bagaimana sejarah dan apa saja daya tarik Tirta Gangga? Simak dalam artikel berikut ini. 

Dikutip dari situs DJKN Kemenkeu, nama Tirta Gangga diambil dari dua kata. Yang pertama adalah tirta yang berarti air suci dan Gangga yang diambil dari nama sungai di India. Air di tempat ini memang diambil dari air Sungai Gangga yang telah disucikan. Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap masyarakat penganut agama Hindu yang ada di Bali dan seluruh dunia. Meskipun namanya kolam, tetapi tempat ini sebenarnya berupa istana air. Pembangunan istana air tersebut diinisiasi oleh Raja Karangasem dengan tujuan agar dapat menjadi tempat rekreasi dan persinggahan keluarga kerajaan serta tamu kerajaan. Istana air ini pun menjadi warisan budaya Bali dengan arsitektur yang juga dipengaruhi oleh budaya Tiongkok. Sebagai sebuah istana, tentu Tirta Gangga menyajikan keindahan tersendiri. Namun, istana ini pernah rusak karena bencana alam pada 1963, tepatnya karena letusan Gunung Gede. Tirta Gangga segera direnovasi secara menyeluruh dan akhirnya kembali dibuka untuk wisatawan umum. Kolam Tirta Gangga berada di Jalan Raya Abang, Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali Timur. Jaraknya cukup jauh dari Denpasar, sekitar 70 km. Anda dapat berkendara ke sana dengan mobil. Jarak tempuhnya kurang lebih 2 hingga 2,5 jam.

Keunggulan utama dari tempat wisata Tirta Gangga terletak pada sumber mata air alaminya. Mengutip situs DJKN Kemenkeu, air di sini berasal dari mata air Rejasa yang dipercaya sebagai air suci. Kesegaran dan kejernihan air ini menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Begitu memasuki area wisata, pengunjung akan langsung disambut oleh deretan patung yang menyerupai prajurit, memberikan kesan seolah sedang mendapat penghormatan layaknya tamu kerajaan. Suasana khas Bali pun mulai terasa sejak langkah pertama. Di bagian tengah kawasan, berdiri menara air setinggi sekitar 10 meter dengan bentuk menyerupai atap pura. Air yang mengucur dari menara ini tidak hanya memperindah suasana taman, tetapi juga memiliki nilai sakral karena sering digunakan masyarakat setempat dalam berbagai upacara adat. Keindahan tirta ini semakin lengkap dengan keberadaan kolam berisi air jernih yang dihuni banyak ikan koi berwarna-warni. Di atas permukaannya, tersusun bebatuan membentuk jalan setapak. Pengunjung dapat berjalan di atasnya dan merasakan sensasi unik seolah sedang melangkah di atas air, ditemani ikan-ikan yang berenang di sekeliling kaki mereka. Di sisi lain taman, terdapat jembatan berbentuk patung naga yang membelah kolam. Naga yang berhiaskan ukiran khas Bali itu menambah keindahan sekaligus menghadirkan nuansa perpaduan antara budaya Bali dan budaya Tionghoa. Perpaduan inilah yang membuat Tirta Gangga terasa begitu istimewa — alami, anggun, dan penuh makna budaya.

Mengutip situs agensi travel, harga tiket masuk Tirta Gangga dibedakan berdasarkan kategori sebagai berikut.

  •       WNI Dewasa: Rp 25 ribu
  •        WNA Dewasa: Rp 50 ribu
  •       Anak-anak (5-12 tahun): Rp 15 ribu

Selain itu, ada tarif khusus untuk berbagai kegiatannya.

  • Berenang: Rp 10 ribu
  • Sewa perahu: Rp 20 ribu
  • Foto prewedding: Rp 500 ribu
  • Syuting video: Rp 750 ribu
  • Pengambilan gambar dengan drone: Rp 500 ribu
  • Harga tiket dan fasilitas di atas belum termasuk parkir.

Ulasan diatas merupakan informasi lengkap mengenai Kolam Tirta Gangga. Tertarik untuk datang ke sana? Jangan lupa pakai OOTD paling kece supaya bisa mengimbangi cantiknya Tirta Gangga. Semoga bermanfaat guys!





You Might Also Like

0 $type={blogger}

Top Categories